Tjakramedia.com,Batam – Pimpinan Unit Kerja (PUK) Serikat Pekerja Logam, Elektronik, dan Mesin Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SP LEM SPSI) PT Pegahunian menggelar Musyawarah Unit Kerja (Musnik) ke-II, Minggu (8/2/2026), di Beverly Hotel Lubuk Baja, Batam.
Musnik II mengusung tema “Dengan musnik II mari kita wujudkan organisasi yang demokratis, kritis, dan mampu meningkatkan persatuan dan kekompakan demi kesejahteraan buruh ”.
Musnik dibuka langsung oleh Ketua DPC FSP LEM SPSI Kota Batam Bung Marga Surya Sastra.
Turut hadir dari perwakilan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) FSP LEM SPSI Provinsi Kepulauan Riau Bung Dony ,Rijalun,Heri, serta para ketua Pimpinan Unit Kerja (PUK) di Kota Batam.
DPD FSP LEM SPSI Provinsi Kepri, Bung Dony , menyampaikan pentingnya militansi, kesolidan dan penguatan dalam berorganisasi karena ini menjadi modal awal yang sangat penting dalam organisasi serikat pekerja .
Menurutnya, di dalam berorganisasi kita harus siap dalam segala hal yaitu mengorbankan waktu tenaga dan pikiran serta harus dikelola dengan baik agar mampu memberikan manfaat langsung dan nyata untuk kesejahteraan seluruh anggota.
“ Dari organisasi, kita belajar berargumentasi dengan pekerja, pengusaha dan melakukan Advokasi untuk anggota. Jika kita melakukan dengan tulus dan melaksanakan dengan bersungguh sungguh saya yakin PUK yang baru melaksanakan Musnik yang kedua ini akan lebih baik dari sebelumnya yaitu untuk mewujudkan kesejahteraan bagi anggotanya ,” ujar Bung Dony.
Ketua DPC FSP LEM SPSI Kota Batam Bung Surya dalam sambutanya menyampaikan bahwa Musnik adalah amanat AD/ART dalam organisasi di tingkat PUK yang bertujuan untuk mengevaluasi kepengurusan yang telah berjalan setiap tiga tahun sekali dan membuat program kerja dalam tiga tahun kedepan.
” Musnik di tingkatan PUK adalah agenda yang dilaksanakan tiap tiga tahun sekali siapapun nanti pengurus baru yang terpilih semoga bisa melaksanakan amanah dari anggota terutama dalam memperjuangkan kesejahteraan bagi anggotanya ujar Bung Surya”.
Ketua panitia Musnik II, Bung Hotlan, menjelaskan bahwa rangkaian Musnik ini di ikuti oleh perwakilan anggota yang berjumlah kurang lebih 250 anggota dari berbagai lintas Departemen yang ada di PT Pegahunian.
“Seluruh tahapan tetap berjalan sesuai AD/ART, dimulai dari pembacaan tatib, evaluasi laporan pertanggungjawaban pengurus sebelum masuk ke tahap pemilihan calon ketua,” .
“Musnik ke II ini bukan hanya soal memilih ketua, tetapi juga tentang wujud regenerasi kepengurusan yang baru yang bertujuan untuk peningkatan kualitas organisasi kedepan,”pungkasnya. (DK)

