Tjakramedia.com, Batam – Manajemen Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Batam Nagoya mengunjungi PT Pelayanan Listrik Nasional Batam (bright PLN Batam), Senin (20/6/2022)
Kunjungan ini dalam rangka pencapaian target kepesertaan dan iuran sekaligus bersilaturahmi dan menjaga hubungan baik dengan perusahaan terkait.
BPJamsostek bermaksud memperbanyak kanal dan kerja sama akuisisi peserta penerima upah salah satunya melalui kegiatan company visit.
Kepala Kantor BPJamsostek Batam Nagoya, Sony Suharsono menjelaskan, Company Visit bertujuan membangun hubungan sinergis dan komunikasi yang baik antara BPJamsostek dengan bright PLN Batam.
Pada kesempatan itu, pihaknya juga memberikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada bright PLN Batam yang telah berkontribusi dalam memberikan perlindungan bagi 1.500 Pekerja Rentan Tahun 2021, sekaligus menyerahkan penghargaan sebagai Perusahaan dengan kategori Tertib Administrasi Tahun 2021.
“Kami berharap di tahun ini bright PLN Batam dapat kembali berkontribusi dalam memberikan perlindungan bagi pekerja rentan sebagai wujud kepedulian dalam mendukung kesejahteraan pekerja rentan, khususnya di Kota Batam,” ujar Sony.
Menanggapi hal tersebut, Direktur Umum dan SDM Bright PLN Batam, Khairul Amri mengatakan bahwa Program Peduli Bersama dalam melindungi pekerja rentan itu merupakan program yang mulia, dan Bright PLN Batam sangat mendukung program tersebut.
“Selanjutnya, kami akan berkoordinasi dengan pihak BPJS Ketenagakerjaan untuk membuat program kerja bersama guna memenuhi indikator dalam Anugerah Paritrana Award, di mana indikatornya meliputi penyaluran CSR pada perlindungan pekerja rentan, Utilisasi aplikasi JMO (Jamsostek Mobile) dan kepatuhan pada vendor dan Mitra Kerja kami,” jelas Khairul.
Baca Juga 789.451 Orang di Batam Jadi ‘Target’ Vaksinasi Covid-19 Dosis Tiga
Pada pertemuan tersebut, BPJamsostek Batam Nagoya dan bright PLN Batam juga membahas terkait kewajiban menjadi peserta BPJamsostek bagi seluruh vendor dan subkon di lingkungan kerja Bright PLN Batam.
Nantinya, seluruh vendor atau subcon yang berada di lingkungan kerja bright PLN Batam harus memiliki sertifikat dan terdaftar menjadi peserta BPJamsostek sebelum melaksanakan pekerjaan.
Sony menambahkan, hingga Juni 2022 jumlah perusahaan yang telah menjadi peserta BPJamsostek mencapai 5.711 perusahaan, dengan jumlah peserta penerima upah (PU) mencapai 220.188 pekerja.
“Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, stakeholder, pemangku pentingan dan kebijakan, kami berharap perlindungan jaminan sosial yang menyeluruh bagi seluruh pekerja di Kota Batam dapat segera terwujud,” jelas Sony.(r)

