ISTIMEWA, Bekasi Borong Penghargaan Dari Pemerintah Pusat

Keterangan foto : Bekasi raih penghargaan dari kementerian dalam negeri dan kesehatan, Sabtu (18/3)

Tjakramedia.com Bekasi – Dalam acara business matcing produk dalam negeri di Instora GBK, Senayan Rabu 15/3. Presiden Jokowi menagtakan bahwa seluruh pemerintah baik pusat atau daerah beserta seluruh Lembaga negara (BUMN) untuk mengilepementasikan kebijakan peningkatan produk dalam negeri (P3DN). Menurutnya, peningkatan pengunaan produk dalam negri kuncinya cuman satu yaitu kedispilinan.

Untuk kesekian kalinya, Presiden mengingatkan seluruh jajaran pemerintahan agar angaran pendapatan dan belanja negara (APBN) yang di peroleh dari pajak, deviden BUMN, Royalti dari tambang, sampai penerimaan negara bukan pajak (PNBP) tidak digunakan untuk membeli produk impor.

Baca juga : LUAR BIASA…!TP3 Terjun Pantau Musrenbang di Semua Kelurahan Kota Bekasi

Menurutnya jika ini dilakukan dapat menolong industri dalam negeri kita, dia mencontohkan seperti industri UMKM akan terus hidup dan berkembang,’ pungkasnya.

 

Sementara sehari setelahnya, Kota Bekasi berhasil meraih peringkat pertama Penghargaan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) untuk kategori pemerintah daerah (Pemda) kabupaten dan kota se-Indonesia tahun 2023. Penghargaan tersebut langsung diserahkan oleh Presiden Joko Widodo kepada Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Tri adhianto mengatakan ini adalah sebuah prestasi yang membanggakan bagi Kota Bekasi.

BACA JUGA:  Daftar 10 Negara dengan Investasi Terbesar di Batam

 

Dia mengucapkan terima kasih atas kerja keras berbagai pihak selama ini, terutama para aparatur pemerintanan Kota Bekasi, sehingga mampu meraih peringkat pertama kategori kabupaten dan kota se-Indonesia atas penggunaan produk dalam negeri.

 

Selain, itu kota Bekasi Bekasi juga dianugrahi penghargaan Universal Health Coverage (UHC) yang di serahkan langsung oleh Mentri dalam negri Tito Kanavian. Dia mengatakan bahwa masyarakat kota Bekasi sekarang sudah tercover 97,17% menjadi pesertanya dibiayai oleh Pemerintah Kota Bekasi.

 

Menuruntnya pembangunan kota tidak akan berjalan baik jika fondasi pembangunan manusianya tidak kokoh. Salah satu pondasinya adalah Kesehatan. Dia menargetkan bahwa tahun 2024, semua warga kota Bekasi sudah tercover 98% dan berihtiar eluruh warga sudah menjadi peserta JKN-KIS.

BACA JUGA:  Progres Rempang Eco-City, 25 KK Sudah Tempati Hunian Sementara

Bahkan, hari ini warga kota Bekasi cukup hanya menunjukan KTP dapat berobat gartis. Kota Bekasi telah menerapkan layananan Kesehatan yang berbasis Nomer Induk Kependudukan (LKM -NIK).

 

Sasaran program ini adalah warga yang tidak memiliki Kartu BPJS untuk dapat pengobatan gratis hanya dengan menunjukan KTP ke puskesmas seluruh Kota Bekasi. Ini merupakan bukti komitmentnya terhadap jaminan Kesehatan untuk semua warga kota Bekasi.

Ketua TP3 Tri Sumarsono, sangat mengapresiasi dua penghargaan yang sudah dicapai oleh kota Bekasi. Menurtnya Sudah saatnya bangsa Indonesia itu mengedepankan produk dalam negeri, yang perlu terus dimotori pemerintah dan didukung seluruh jajaran pemda se Indonesia, seperti dilakukan dan digencarkan oleh Pemkot Bekasi.

BACA JUGA:  Polsek Lubuk Baja Bekuk Pelaku Pengeroyokan di Foodcourt 98, Dua Pelaku Sedang Buru

“Dengan mendorong dan membudayakan produksi dalan negeri ini merupakan perwujudan dari semangat berdikari, berdiri di atas kaki sendiri dan mengurangi ketergantungan dengan pihak atau negara lain,” tutur Tri.

Selamat untuk Plt Walikota Bekasi, Tri Adhianto, yang telah membawa Kota Bekasi sukses meraih penghargaan dari Presiden RI Joko Widodo dalam mempromosikan produk dalam negeri. Kota Bekasi, memang keren. (Erik)