Close Menu
Tjakramedia,comTjakramedia,com
  • Home
  • Politik
  • Daerah
    • Anambas
    • Bangka
      • Bangka Barat
      • Bangka Selatan
      • Bangka Tengah
    • Batam
    • Belitung
    • Belitung Timur
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Pangkalpinang
    • Tanjungpinang
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Internasional

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Peresmian Madenpom I/6 Batam, Amsakar Sebut Stabilitas Daerah Kunci Pertumbuhan Investasi

12/05/2026

PUK SP LEM SPSI McDermott Gelar Turnamen Mini Soccer, Pererat Soliditas dan Kebersamaan Pekerja

11/05/2026

Amsakar-Li Claudia Ajak Tokoh Masyarakat Kawal Momentum Kemajuan Batam

07/05/2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, Mei 14
Trending
  • Peresmian Madenpom I/6 Batam, Amsakar Sebut Stabilitas Daerah Kunci Pertumbuhan Investasi
  • Bareskrim Usut Sindikat Judol Hayam Wuruk, Bidik Pengusaha Hiburan Malam dan Tambang
  • PUK SP LEM SPSI McDermott Gelar Turnamen Mini Soccer, Pererat Soliditas dan Kebersamaan Pekerja
  • The Art of Simple Leadership: Kunci Sukses Ala Jerry Hermawan Lo
  • Pembahasan Penting, Wapres Gelar Dialog Tertutup dengan Ketum PROJO
  • Amsakar-Li Claudia Ajak Tokoh Masyarakat Kawal Momentum Kemajuan Batam
  • Frasa Kunci yang Dinilai Membuka Celah pada Regulasi Outsourcing Terbaru
  • Keluarga Besar KSPSI Sumsel Sambut Hangat Ketum Jumhur Hidayat di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Yang Kini Jadi Menteri
Tjakramedia,comTjakramedia,com
Demo
  • Home
  • Politik
  • Daerah
    • Anambas
    • Bangka
      • Bangka Barat
      • Bangka Selatan
      • Bangka Tengah
    • Batam
    • Belitung
    • Belitung Timur
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Pangkalpinang
    • Tanjungpinang
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Internasional
Tjakramedia,comTjakramedia,com
Home»Architecture»Ferdy Sambo Tersangka, Pakar dan Budayawan Berkomentar
Architecture

Ferdy Sambo Tersangka, Pakar dan Budayawan Berkomentar

By moh jumri10/08/2022Tidak ada komentar25 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Tjakramedia.com JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dinilai sudah on the track dalam pengungkapan kasus tewasnya Brigadir Yoshua Hutabarat atau Brigadir J, menyusul penetapan sejumlah tersangka termasuk Irjen Pol Ferdy Sambo.

“Sejauh ini Kapolri sudah on the track. Tinggal perlu dilengkapi apakah ada obstruction of justice atau menghalangi proses hukum, penyelewengan, atau pembiaran oleh oknum,” kata pakar hukum pidana Prof Dr Hibnu Nugroho SH MH, Rabu (10/8/2022).

Baca juga : Kasus Brigadir J, Kidung Tirto Dukung Kapolri Bentuk Timsus

Selain itu, lanjutnya, Polri melalui Tim Khusus perlu segera mencari latar belakang dan sebab akibat untuk mengungkap motif pembunuhan Brigadir J, sehingga publik tidak lagi berspekulasi.

Menurut Guru Besar dari Universitas Soedirman (Unsoed) ini, kasus Brigadir J merupakan ujian sekaligus pembuktian bagi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk konsisten menjalankan program Presisi yang diusungnya.

“Kasus ini juga menjadi momentum bagi Kapolri untuk menegakkan disiplin dan membersihkan oknum yang tidak selaras dengan tugas Polri sebagai pengayom dan pelindung masyarakat,” ujarnya.

Prof Hibnu menilai, terbongkarnya kasus ini juga berkat desakan publik dan perhatian pimpinan Negara agar kepercayaan kepada penegak hukum, khususnya Polri, tidak luntur.

Polri telah menjalankan teori pengungkapan perkara secara profesional berdasarkan scientific forensic investigation yang melibatkan pihak eksternal, termasuk Komnas HAM.

“Setelah Bharada E dketahui sebagai pelaku, maka penyidik mudah membuktikan berdasarkan scientific forensic dan menemukan tersangka lain. Tinggal bagaimana Polri mempercepat investigasi perkara ini,” kata Prof Hibnu.

Ujian Berat

Perkembangan kasus tersebut juga ditanggapi oleh Guru Besar Bidang Budaya dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Prof Dr Andrik Purwasito DEA.

“Kasus tewasnya Brigadir J merupakan ujian berat bagi Polri. Di sini masyarakat menunggu kepastian hukum dan rasa keadilan,” kata Prof Andrik yang juga dikenal sebagai dalang wayang kulit dengan panggilan Kiageng Guru.

Dia menilai penanganan Polri menunjukkan perubahan yang signifikan terutama pada pengungkapan atau analisa barang bukti dengan metoda Criminal Science Investigation (CSI).

Metoda tersebut menggunakan triangulasi data/barang bukti secara cerdas, serta melibatkan unsur swasta dan lembaga independen lainnya yang terkait, seperti Komnas HAM, Komisi Perempuan Indonesia, Rumah Sakit serta Kompolnas bahkan akademisi.

“Hal ini sudah sejalan dengan misi Polri, yakni membangun sinergitas polisional interdepartemen, lembaga internasional serta membangun kemitraan dan jejaring kerja dengan komponen masyarakat,” jelas Prof Andrik yang pernah menjadi Panitia Kerja Tetap Kodam Diponegara Bidang Kesejahteraan Masyarakat.

Dia mengatakan optimalisasi sinergitas Polri dalam membangun partnership building dan networking tersebut dalam mengungkapkan ‘Kasus Polisi tembak Polisi’ merupakan peningkatan profesionalitas Polri dalam menjalankan misi suci (mission sacree) demi tegaknya keadilan.

“Hal itu menunjukkan bahwa kinerja Kapolri sangat profesional dan penuh kehati-hatian. Tidak ada kejahatan yang sempurna, karena semakin Polri bertindak tegas dan profesional, tidak ragu-ragu dalam bertindak,” kata kata lulusan Prancis yang mendalami bidang Kajian Budaya ini.

Dia menilai penanganan Timsus Polri dalam menyingkap teka-teki, kejanggalan-kejanggalan, rekayasa, penghilangan barang bukti dan skenario peristiwa yang menyulubungi tindak pidana pada peristiwa tersebut kini semakin terang benderang.

Prof Andrik menilai optimalisasi dan transparansi tersebut menghasilkan suatu kemajuan hasil yang berarti, yakni titik terang pada proses penanganan secara komprehensif. Hal ini terlihat jelas dalam konperensi pers yang disampaikan oleh Timsus Polri.

Salah satunya adalah temuan tidak adanya tembak menembak, tetapi yang terjadi adalah penembakan terhadap Brigadir J yang dilakukan oleh Bharada E atas perintah FS. Sehingga Timsus menetapkan FS sebagai tersangka, sementara motifnya masih terus didalami oleh Timsus untuk menemukan fakta yang seterang-terangnya.

Hukum Alam

Dihubungi terpisah, budayawan dan spiritualis nusantara Kidung Tirto Suryo Kusumo mengatakan kasus Brigadir J membawa pesan dan peringatan bahwa kerja sama dalam kejahatan akan menanggung karma atau hukuman.

“Manusia sebagai bagian alam semesta tidak bisa berkehendak semaunya, tetapi harus selaras dengan alam yang penuh kebaikan. Jika merusak atau berbuat kejahatan, niscaya alam akan murka dan manusia menanggung akibatnya,” ujar spiritualis dari Gunung Lawu ini.

Belajar dari kasus Brigadir J, Kidung Tirto mengatakan jabatan bukanlah kekuasaan melainkan amanat rakyat untuk mengabdi kepada bangsa dan Negara. “Semakin tinggi jabatan seharusnya semakin mengayomi dan melindungi rakyat,” ungkapnya.

Kidung Tirto kembali mengingatkan agar kasus tersebut tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk mencari jabatan atau kepentingan pribadi. Apabila terjadi demikian, maka pusaran kejahatan akan berulang dan alam semesta akan bertindak dengan caranya.

Sebelumnya, Kapolri mengungkapkan Timsus Polri telah menetapkan mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo sebagai terangka dalam kasus Brigadir J. “Penetapan Ferdy Sambo sebagai tersangka berdasarkan hasil penyelidikan Timsus secara scientific,” ungkap Jenderal Listyo Sigit.

Dengan ditetapkannya Ferdy Sambo sebagai tersangka, Timsus telah menetapkan 4 tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir J. Sebelumnya, Polri telah menetapkan tiga orang tersangka yakni Bharada Richard Eliezer (E), Brigadir Ricky Rizal, dan K. (Red)

Brigadir J Kapolri
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
moh jumri

    Related Posts

    Reaksi Keras GMPK Terhadap Isu Makar: Itu Langkah Mundur Politik Bangsa

    08/04/2026

    Cold Storage Best Practices For Long term Crypto Asset Preservation

    02/04/2026

    Krakens Custody Innovations And Regulatory Responses In Global Fiat-Onramp Markets

    02/04/2026
    Leave A Reply

    Demo
    Top Posts

    Pengendara Motor Berjatuhan di Bukit Daeng Muka Kuning Karena Tumpahan Minyak

    29/08/20226,794

    Polresta Barelang Bongkar Judi Online di Dua Perumahan Elit Kota Batam

    27/10/20212,398

    Kembali terjadi Lakalantas dalam Kawasan Industri Batamindo

    17/11/20211,945

    Heboh, Jalan Perumahan Winner Millenium Mansion Batam Dipagar PT. Sentral Leejaya Costapati

    27/10/20211,880
    Don't Miss
    Batam

    Peresmian Madenpom I/6 Batam, Amsakar Sebut Stabilitas Daerah Kunci Pertumbuhan Investasi

    By Admin12/05/20261

    Tjakramedia.com, Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri peresmian Gedung dan Garasi Madenpom I/6 Batam, Senin…

    Bareskrim Usut Sindikat Judol Hayam Wuruk, Bidik Pengusaha Hiburan Malam dan Tambang

    11/05/2026

    PUK SP LEM SPSI McDermott Gelar Turnamen Mini Soccer, Pererat Soliditas dan Kebersamaan Pekerja

    11/05/2026

    The Art of Simple Leadership: Kunci Sukses Ala Jerry Hermawan Lo

    11/05/2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Tjakramedia,com
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Disclaimer
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Media Siber
    • Advertisement
    • Tentang Kami
    © {2021r} https://tjakramedia.com Designed by https://tjakramedia..

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.