Tjakramedia.com, Barcelona – Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, finis kedelapan pada balapan Moto3 Catalunya di Sirkuit Barcelona, Minggu, 17 Mei 2026. Hasil itu menjadi pencapaian penting setelah memulai balapan dari belakang dan tampil konsisten sepanjang lomba.
Veda mengawali balapan dari posisi ke-20 dan langsung melaju dengan mulus pada tikungan pertama. Ia berhasil menyalip beberapa pembalap di depannya untuk naik ke posisi 13.
Pembalap asal Gunungkidul itu tampil impresif dan terus memperbaiki posisinya pada putaran-putaran berikutnya. Pada lap kedelapan, Veda naik ke posisi sembilan dan mampu memperbesar jarak dengan para rival di belakangnya.
Namun, persaingan ketat antarpembalap membuat posisi Veda terancam. Pembalap Irlandia Casey O’Gorman berhasil menyalip Veda, membuatnya harus turun ke posisi 11.
Drama terjadi pada dua putaran terakhir. Jesus Rios terjatuh dari motornya dan membuat pembalap lain di belakangnya naik satu posisi, termasuk Veda.
Memasuki putaran terakhir, pemimpin balapan, Brian Uriarte, harus kehilangan posisi. Máximo Quiles memacu motornya dengan cepat di Tikungan 1 untuk merebut posisi pertama.
Uriarte melebar dan membuka peluang bagi pembalap lain untuk menyalipnya. Álvaro Carpe berhasil finis kedua di belakang Quiles, disusul David Muñoz di posisi ketiga.
Sementara itu, Veda mampu menyelesaikan balapan di posisi kedelapan. Ia berada di belakang pembalap Malaysia, Hakim Danish, yang finis di urutan ketujuh.
Hasil ini membuat Veda mendapatkan tambahan delapan poin penting. Pembalap Honda Team Asia itu berhasil mengamankan tempatnya di lima besar klasemen sementara Moto3 dengan 58 poin.
Sumber: rri.co.id

