Tjakramedia.com, Batam – Mengenang sejarah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Menjadi hal yang sangat penting bagi seluruh Pengurus dan Anggota SPSI. Sejarah merupakan pondasi utama yang meneguhkan jati diri organisasi sekaligus menjadi pengingat atas nilai-nilai luhur yang diwariskan para pendiri SPSI terdahulu.
Wk. Bidang Publikasi dan Hubungan Antar Lembaga DPD FSP LEM SPSI Provinsi Kepulauan riau, Dony Kurniawan menegaskan bahwa pemahaman sejarah tidak boleh di abaikan begitu saja oleh seluruh pengurus dan anggota, khususnya generasi saat ini dan seterusnya.
“Sejarah SPSI adalah ruh perjuangan. dari tahun 1973 Para pendahulu membentuk Serikat Pekerja dengan penuh keikhlasan, pengorbanan, dan tanggung jawab moral. Jika sejarah dilupakan, maka arah perjuangan bisa kabur,” tegasnya, Jumat (27/2/2026).

Ia menambahkan, sejarah bukan hanya cerita masa lalu, tetapi menjadi pedoman dalam bersikap, berorganisasi, dan menjaga militansi serta persaudaraan di tengah perkembangan zaman. Pemahaman yang benar terhadap sejarah akan memperkuat dan mencegah perpecahan di tubuh organisasi serikat pekerja.
Lebih lanjut, Dony Kurniawan berharap seluruh keluarga besar Anggota SPSI senantiasa menjaga marwah organisasi dengan berpegang teguh pada aturan yang ada di dalam tubuh organisasi serikat pekerja.
“Harapannya, seluruh anggota serta pengurus SPSI di semua tingkatan agar terus meningkatkan jiwa militansi, tetap kompak, rukun, solid dan mampu membawa nama baik organisasi di tengah masyarakat, sekaligus melanjutkan perjuangan para pendahulu dengan sikap yang bijaksana dan bermartabat, ” Selamat Harpekindo HUT SPSI yang ke 53 tahun (1973 – 2026 ), Bangkitlah Industriku , Sejahterahlah Buruhku , ” pungkasnya.


