Tjakramedia.com, Batam – Direktur PT Fakta Jabbar International, Rahmat Bunaya S.T memberikan perhatian serta penghargaan kepada nenek Wasiti Samar (67 tahun), atas keiklasan dan ketulusan hatinya mendonasikan hasil jualan kacang kelilingnya untuk membantu Palestina.
Dimana Nenek Warsiti Samar, kelahiran Aceh dan dibesarkan di Purbalingga Banyumas merupakan seorang janda yang tinggal di kos -kosan.di Batam. Pekerjaan nya menjual kacang keliling di Pasar Jodoh Batam, dari hasil jualanya ia memiliki niat baik dengan menyumbangkan Rp 1 juta rupiah untuk Palestina.
Disaat nenek Warsiti ini mendonasikan uangnya, ada seorang yang baik hati memberikan Rp.10 juta kepadanya. Namun uang tersebut nenek Warsiti Samar tidak mau terima tapi dia sumbangkan kembali pada Palestina.
“Melihat ketulusan nenek Warsiti ini, saya berpikir, gimana orang baik seperti nenek ini dibalas dengan diberangkatkan Umroh. Maka saya pun mencari panitia dari Masyarakat Batam Bersama Palestina yang adakan acara hari Minggu, 8 September 2024, di alun-alun Engku Putri Batam Centre,” kata Rahmat Bunaya, Rabu (25/9/ 2024) di ruangan kantornya Batam Center.
Setelah tim dari Masyarakat Batam Bersama Palestina melengkapi dokumen dari nenek Warsiti Samar ini, pihak PT Fakta Jabbar International membelikan tiket platinum untuk keberangkatan Umroh nenek Warsiti pada tanggal 23 Oktober 2024. Keberangkatan nenek Warsiti Samar langsung didampingi Direktur PT Fakta Jabbar International, Haji.Rahmat Bunaya, ST.
“Semua kelengkapan nenek Warsiti Samar sudah kami siapkan, mulai tiket Platinum dan penginapannya di hotel bintang lima. Saya langsung ikut berangkat Umroh mendamping nenek Warsiti Samar nanti,” ucap H.Rahmat Bunaya.
Selain nenek Warsiti Samar ini, PT Fakta Jabbar International sebelumnya sudah menyumbangkan 1 tiket gratis Umroh di acara Gowes Aa Gym pada tanggal 15 September 2024 lalu di Batam.
“Ini yang kedua kita berikan 2 tiket gratis umroh di Batam,” ucap Bunaya.
Sementara, nenek Warsiti Samar mengaku sangat senang dan terharu, dia tidak menyangka bahwa apa yang diperbuatnya menjadi viral dan ditanggapi orang -orang baik. Sedangkan dalam pikirannya mengatakan bahwa apa yang diperbuatnya hanya membantu orang -orang yang di Palestina.
Dia menyampaikan bahwa mendonasikan hasil dari penjualan kacang keliling di Jodoh tersebut adalah murni untuk membantu Plastina. Saat itu juga dirinya mengatakan pada panitia acara agar tidak di publikasi atau di viralkan.
“Saya itu murni untuk membantu orang di Palestina dan tak mau ada orang yang mengetahui donasi saya ini. Saya tak mau di viralkan, karena apa yang saya lakukan dari hasil penjualan kacang keliling ini merupakan cita -cita saya untuk membantu orang yang memerkukan,” tutur nenek Warsiti Samar sambil meneteskan air mata.
Kedatangan nenek Warsiti Samar bersama tim dari Masyarakat Batam Bersama Palestina dikantor PT Fakta Jabbar International disambut hangat langsung oleh Direktur Rahmat Bunaya dan para staf nya.
Nenek Warsiti Samar ini terus didampingi oleh tim Masyarakat Batam Bersama Palestina. Karena nenek Warsiti Samar ini tidak memiliki alat komunikasi dan sulit untuk mencari ke tempat kosannya di daerah Jodoh saat itu.
“Hingga saat ini, kami tim dari Masyarakat Batam Bersama Palestina (MBBP) terus mendampingi nenek Warsiti Samar ini. Beliau tidak punya handpone dan kosannya juga susah kami cari. Maka ketika ada acara seperti ini, kami harus pergi jemput dan antar kembali,” ungkap ketua MBBP didampingi para anggotanya di kantor PT Fakta Jabbar International di Batam Center. (red/NK).

