Tjakramedia.com, Batam – Walikota Batam, Muhammad Rudi secara resmi menutup kegiatan pelatihan berdasarkan unit kompetensi dan pengukuran Produktivitas Tingkat Kota Batam yang dilaksanakan oleh Disnaker Kota Batam, Kamis (12/9/2024).
Acara penutupan sendiri diadakan di Aula Utama Lantai 6 Harmoni One Hotel Batam Center. Hadir dalam acara tersebut, Kadisnaker Kota Batam Rudi Sakyakirti dan Apindo, Serikat Pekerja, LPK serta para peserta pelatihan.
Dalam sambutanya Rudi menyatakan, untuk bisa bersaing dengan pekerja asing, LPK yang ada di Batam harus meningkatkan levelnya.

Standart pelatihan yang di lakukan pemko Batam yang bekerjasama dengan LPK saat ini masih untuk kebutuhan dalam negeri. Kedepannya supaya SDM kita bisa bersaing didunia internasional LPK harus meningkatkan levelnya.
” level pelatihan saat ini mungkin masih di level menengah, tahun depan harus bisa di tingkatkan ke level yang lebih tinggi. Semoga pemerintah Kota Batam tahun depan bisa menyelenggarakan pelatihan yang lebih banyak lagi”, katanya.
Dalam laporannya, Kadisnaker Kota Batam, Rudi Sakyakirti menyampaikan, pada tahun ini hampir 2000 orang yang disertifikasi melalui program pelatihan tahun anggaran 2024.
Ada 2 program pelatihan yang di selenggaran yaitu program pelatihan untuk pencari kerja dan pelatihan peningkatan kompentensi bagi yang sudah bekerja.
“Pelatihan ini diselenggarakan dari anggaran pemerintah kota Batam yang di peroleh dari dana IMTA,” kata Rudi Sakyakirti.
Sementara itu, Rudianto salah satu dari peserta pelatihan yang mengikuti pelatihan ini mengucapkan terimakasih kepada Pemko Batam yang sudah menyelenggarakan pelatihan untuk peningkatan ketrampilan pekerja dan pencari kerja.
“Kami sangat terbantu dengan program-program pelatihan yang diadakan Pemko Batam, apa lagi pelatihannya gratis tidak dipungut biaya sepeserpun,” tuturnya. (red)

