Wujud Peduli Nelayan, Bupati Bangka Tengah Meninjau Langsung Dermaga Dan Pasar Ikan Batu Belubang

Tjakramedia.com, Pangkalanbaru –  Masyarakat Suku Bugis menggelar Kegiatan Kebudayaan Adat Bugis, Syukuran Pantai, yang dihadiri langsung Bupati Bangka Tengah bertempat di Desa Batu Belubang kecamatan Pangkalanbaru Kabupaten Bangka Tengah. Sabtu (23/12/23).

Kegiatan ini dilaksanakan oleh suku Bugis bersama masyarakat dan Pemerintah Desa dengan dukungan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka Tengah, sebuah bentuk rasa syukur kepada Sang Pencipta.

Dalam sambutannya, Algafry Rahman Bupati Bangka Tengah, mengharap kegiatan ini tetap menjadi kegiatan tahunan, yang teragenda sehingga kebudayaan tetap berjalan dan dilestarikan.

” Melalui syukuran pantai ini, merupakan bentuk rasa syukur kita kepada Allah, telah memberikan kelancaran rejeki dan dipermudah segala urusan kita”, ungkapnya.

BACA JUGA:  Babinsa Koramil 413-02/Belinyu bersama anggota Polsek Belinyu dan instansi terkait melaksanakan pengecekan dan pengamanan Ibadah natal di Gereja GPdI

” dan semoga di tahun depan pendapatan ikan hasil tangkapan para nelayan lebih meningkat, dapat mensejahterakan keluarga bahkan lingkungan disekitarnya”, imbuhnya.

Disela sela kegiatan Algafri menyempatkan waktu untuk meninjau langsung keadaan Dermaga nelayan dan Fasilitas Pasar ikan yang telah diperbaiki oleh Pemkab Bangka Tengah beberapa pekan lalu.

Dari hasil peninjauan langsung, Algafry akan memperbaiki dan meningkatkan fasilitas Dermaga Nelayan kedepannya.

” Insyaallah tahun depan akan kita anggarkan dan kita perbaiki Dermaga Nelayan ini”, tuturnya.

” Semua kita lakukan dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya para nelayan sehingga mereka bisa melakukan aktivitas bongkar muat hasil tangkapan ikannya dengan nyaman dan aman”. Pungkasnya.

BACA JUGA:  Keluarga Besar Pangkalan TNI AL (Lanal) Banyuwangi Menggelar Doa Bersama, Dalam Rangka Refleksi Akhir Tahun

Di akhir kegiatan, Bupati Bangka Tengah bersama masyarakat Adat Bugis melaksanakan tabur bunga dan pelepasan perahu kecil di Pantai, bentuk rasa syukur masyarakat Bugis, dengan menaiki Perahu Nelayan. (red).