Tjakramedia.com, Magetan – Aktivitas pendakian di Gunung Lawu kembali ramai dikunjungi para pecinta alam. Gunung yang memiliki ketinggian 3.265 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini menjadi salah satu destinasi favorit pendaki, terutama saat musim liburan dan akhir pekan panjang, Selasa (24/3/2026).
Sejumlah jalur pendakian seperti Cemoro Sewu, Cemoro Kandang, dan Candi Cetho dipadati pendaki dari berbagai daerah. Mereka memulai perjalanan sejak dini hari untuk mengejar momen matahari terbit di puncak Hargo Dumilah, titik tertinggi Gunung Lawu yang terkenal dengan panorama alamnya.
Adelia Putri Kurnia salah satu pendaki yang di hubungi awak media mengatakan pengalamanya saat melakukan pendakian, dirinya merasa tertantang namun setelah sampai di puncak sangat puas di suguhi keindahan alam yang sangat memukau dan memanjakan mata.

“Kegiatan ini kami laksanakan selama dua hari tanggal 23 dan 24 maret 2026 untuk mengisi waktu liburan kuliah , walaupun capek tapi terbayar lunas, saat mencapai puncak lawu kami di suguhi akan keindahan alam yang sangat memanjakan mata dan tentunya kami memanfaatkan moment tersebut dengan mengambil foto“.
Pendakian Gunung Lawu dikenal memiliki jalur yang menantang namun relatif bersahabat bagi pendaki pemula hingga berpengalaman. Sepanjang perjalanan, pendaki disuguhi pemandangan hutan pinus, sabana luas, hingga hamparan edelweiss yang menambah daya tarik gunung di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur tersebut.
Petugas basecamp mengimbau para pendaki agar tetap mematuhi aturan keselamatan, membawa perlengkapan memadai, serta menjaga kebersihan kawasan gunung. Pendaki juga diminta memperhatikan kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu di jalur pendakian.
Selain keindahan alam, Gunung Lawu juga dikenal memiliki nilai sejarah dan spiritual yang kuat, sehingga banyak pendaki memanfaatkan perjalanan ini tidak hanya untuk petualangan, tetapi juga refleksi diri.
Dengan meningkatnya jumlah pendaki, diharapkan kesadaran menjaga kelestarian alam terus ditingkatkan agar keindahan Gunung Lawu tetap terjaga bagi generasi mendatang.(DK)

